Bonny, begitulah namanya. Ia adalah gadis yang sungguh luar biasa menarik perhatian lelaki dengan keceriaannya dan juga cara dia memberikan semangat dan senyuman ke orang lain. Sayangnya ia terlahir dari keluarga yang serba pas-pasan. Untuk memenuhi kehidupannya, Bonny harus membantu jualan dengan beragam cara. Ibunya adalah seorang rumah tangga yang perhatian dan tegas pada keluarganya. Sedangkan ayahnya adalah seorang buruh di pabrik dengan upah yang tidak menentu. Suatu ketika, Bonny bekerja pada sebuah stasiun radio streaming sebagai office boy. Uniknya, di kantor ini tidak memakai segaram tertentu layaknya seragam O.B. Setiap hari, ia harus bolak-balik lantai 1 ke lantai 4 untuk mengurusi semua orang di kantornya. Kantornya cukup sederhana tapi luas sekali, kira-kira setengah hektar luasnya dengan dua bangunan berlantai 4 dan ada basement parkirannya juga.
Bou, itu namanya. Nama yang terdengar asing dan aneh bagi sebagian orang. Akan tetapi, Bou adalah pria tampan dengan berbagai macam bakat dan talenta yang dimilikinya. Ia seorang Host, anggota boyband, punya event organizer, bahkan menjadi presenter di acara tertentu. Tak lupa dia juga seorang model dan juga punya bakat dalam dunia akting. dia terlahir dalam keluarga kaya raya dan serba kecukupan. Bahkan pekerjaan yang sekarang sebagai pembawa acara dalam radio, kantornya saja menjadi miliknya dan keluarganya. Bahkan punya ruangan sendiri untuk on air radio. Usaha event organizer milik keluarganya adalah usaha kelas atas bahkan sudah banyak pegawai yang bekerja padanya. hidupnya bagaikan pangeran dalam kerajaan.
Suatu ketika, hal unik terjadi, Bonny tak sengaja bertemu dengan Bou saat membawakan Teh Hijau "Matcha" kesukaan Bou. akan tetapi karena terburu-buru, tumpah teh tersebut dan mengenai baju milik Bou. Bou yang saat itu sedang terburu-buru mau on air, langsung marah padanya dan ingin segera Bonny mengganti baju miliknya. Nasib memang tak beruntung pada Bonny. seketika manajer Bou datang dan langsung mengatakan kepada Bonny bahwa baju yang dimilikinya adalah buatan paris dengan bahan katun dari domba muda yang diberi makanan organik sehingga menghasilkan kualitas benang wol yang mahal serta dipadukan dengan bahan polyster organik agar merasa nyaman saat hujan atau kemarau. hanya ada 5 baju di dunia itu salah satunya dimiliki oleh Pangeran William. mendengar hal itu Bonny geram karena merasa bahwa dia harus pergi ke sana dan belikan baju lagi yang sama persis untuknya. Baginya, baju buatan dalam negeri lebih nyaman bahkan banyak yang sudah di eksport ke luar negeri hingga banyak artis luar negeri banyak memakainya. Manajer Bou mengatakan bahwa baju yang dimiliki tuannya adalah pemberian perusahaan ternama di Paris sana dan kalau dibanrol, harganya mencapai 35 juta rupiah. Bonny semakin geram dan memaki serta menunjukk dirinya ke arah wajah Bou. dengan sisa teh yang ada, dia tuangkan sisanya ke kepala Bou dan pergi kembali ke kantor OBnya. melihat hal itu betapa malunya Bou dan baru kali ini dipermalukan oleh seorang gadis dari kalangan kelas bawah.
Melihat hal itu, keesokkan harinya Bou punya rencana untuk membuat Bonny habis dan berhenti dari pekerjaannya. akan tetapi, seluruh kantor bahkan direkturnya sangat senang dengan kehadiran Bonny yang membawa suasana baru dan nyaman saat semua ada masalah dan berbagi cerita dan keceriaan dengannya. Bou tidak menyerah, ia mencari tahu dimana lokasi keberadaan rumah Bonny, ayah dan adiknya bekerja dan sekolah. ia pun langsung memecat ayahnya yang kebetulan bekerja di sebuah pabrik yang dimiliki perusahaan ayahnya. Bahkan dengan adiknya, yayasan sekolah adiknya adalah bawahan dari ayah Bou. langsung ia memecat itu semua. kemudian Bou mengirimkan surat ke locker kerja Bonny dan memperingatkan bahwa jangan bermain api dengannya. Dengan wajah kesal dan emosional, ia langsung menemui Bou yang kebetulan sedang on air. Betapa malu Bou saat on air dia langsung dimarahi dan dimaki oleh Bonny. seketika banyak yang merekam dan memposting dari radio streaming yang kebetulan, Bou belum mematikan radio streamingnya hingga banyak yang melihat kejadian tersebut. Heboh di media sosial kepopulerannya ternyata sedang ada keributan saat on air. Dalam kejadian tersebut, Bonny memaki Bou, bahwa jangan mengganggu keluarganya dengan mengeluarkan ayah dan adiknya dari pekerjaan dan sekolahnya. Bonny juga mengatakan bahwa tidak semua dengan uang bisa membeli apapun, karena uang tidak akan bisa membeli perasaan orang lain seperti apa yang sudah diperbuat. Hal ini membuat Bou semakin marah karena mempermalukan dirinya. hari demi hari, dirinya terus mengerjai Bonny. Akan tetapi Bonny tidak pernah menyerah dan terus melakukan aktivitas seperti biasanya.
Putri, adalah rekan kerja Bou yang sangat tidak suka dengan Bonny karena mempermalukan dirinya melalui media sosial dimana baginya Bou adalah belahan jiwanya dan selalu ada untuk Putri dan akan selalu menjadi milik Putri. Dengan caranya, ia memposting balik media sosial bahwa ini dilakukan untuk menjatuhkan reputasi Bou hingga membuat Bonny dilecehkan oleh penyiar lainnya. hingga akhirnya ia di berikan pelajaran dari teman-teman penyiar teman dari Putri. mulai dari disiram minyak goreng, lalu, tepung dan telur. Setelah itu didorong dari tangga hingga jatuh dan ditertawakan semua orang. Akan tetapi, melihat hal itu Bou semakin yakin ada yang lain dari Wanita ini. Bonny mengatakan bahwa dirinya tidak akan menyerah demi orang tuanya dan demi kondisi keuangan keluarganya. Melihat hal itu Bou langsung menggendong Bonny di depan banyak orang. Hingga akhirnya membawa Bonny pada rumahnya yang megah dan sangat luas.
hari demi hari berlalu, hingga akhirnya Bonny dan Bou berpacaran. mereka berpacaran karena Bou tertarik dengan Bonny yang terus sabar dalam menghadapi tingkah laku dan keisengan Bou yang terus datang padanya setiap hari. akan tetapi, tentu saja hal ini membuat Bonny resah dengan tingkah laku Bou yang seenaknya menetapkan hal atau membeli sesuatu semua hal dengan uang. dari hal inilah Bonny merubah cara pandang Bou untuk bisa hidup layaknya orang biasa yang mencari uang sendiri dan mandiri dalam hidupnya. bukan hidup dalam kemewahan atas jerih payah orang tuanya dan menikmati hasil dari jerih payah orang tuanya.
hampir enam bulan lamanya mereka menjalani hari yang sangat membuat mereka tahu akan cinta dan kasih sayang. dari hal ini, Bonny merasa bahwa mereka tidak ditakdirkan bersama. merasa kalau dunia mereka berbeda. bagaikan seorang pangeran dengan gelandangan muda. Bonny tahu pasti suatu saat mereka akan diuji. Suatu ketika, Bou mengajak Bonny jalan-jalan ke Korea. Dari sanalah Bonny sangat heran mengapa semua fasilitas didiapkan begitu sempurna hanya untuk mereka berdua. mereka jalan ke tempat sejarah hingga ke sebuah tempat yang hanya untuk pasangan muda yang baru berpacaran atau baru menikah. Saat Bou mencarikan minuman untuk Bonny, Bonny tertarik pada sebuah pohon dimana pohon itu disebut pohon cinta. Di belakang pohon itu sangat ramai dengan kerumunan orang. Semua orang yang rata-rata masih muda umurnya (15-25 tahun) langsung pergi dengan tersenyum setelah datang ke orang tersebut. Saat Bonny mendekati orang tersebut, seketika orang tersebut datang dan bicara bahasa Indonesia, bahasa yang membuat Bonny heran karena bicara dengan nada dan intonasi yang fasih dan lancar. Seketika Bonny tahu bahwa dia adalah peramal yang berasal dari Indonesia. Namanya adalah Risto. Risto adalah pemuda yang ke Korea untuk melupakan semua masa lalunya. Masa lalu yang membuat ia merasa bersalah akan kemampuannya. Risto melihat bahwa kekasihnya ingin ke Korea sebelum dirinya meninggal. Akan tetapi, hal itu tidak sampai dan kekasihnya sudah meninggal terlebih dahulu. Maka dari itulah Risto ke Korea untuk mengabulkan apa yang diminta kekasihnya. Melihat hal itulah, Bonny menangis karena kisah tragis nyata.
Risto melihat mata Bonny dan langsung meramalnya seperti orang yang kesurupan. Risto meramalkan bahwa orang tua kekasihnya akan melakukan berbagai macam cara untuk menyingkirkan dirinya (Bonny). dan akan ada yang lain yang setia mendampingimu tetapi orang itu tahu bahwa dia tidak akan sanggup menikung sahabatnya dari belakang. Bou yang melihat hal itu dari jauh, sungguh kaget karena melihat Risto berada di tempat yang sama. Bou tidak menyukai Risto karena Risto dipercaya sebagai peramal keluarga Bou dalam urusan bisnis, sehingga mereka memakai Risto untuk menyingkirkan semua yang mendekati Bou agar Bou terlihat sempurna di mata semua orang. setiap hari orang tuanya membicarakan bisnis untuk menyingkirkan semua orang dengan melakukan kecurangan dengan memakai Risto yang mengetahui masa depan dan bakat yang dimiliki dari Sang Kuasa sebagai sosok yang bisa jalan pandang orang lain. Keakuratannya diakui seantero Jakarta sebagai Peramal kondang dengan persentase akurat 100 %. Hal itu membuat Bou langsung mendatangi Bonny dan menarik Bonny serta mengancam Bou agar tidak mendekatinya. Bonny merasa bahwa Bou cemburu dan kekanak-kanankan dengan sifatnya yang seperti itu terhadap semua lelaki yang mendekatinya. akan tetapi, Bou berteriak pada Risto yang akhirnya merapikan semua peralatan meramalnya dan mengatakan bahwa jangan mencapuri keluarganya lagi terutama dirinya (Bou). Bagi Bou, sudah cukup dengan membuat dirinya menderita dengan apa yang dilakukan oleh orang tuanya. Bou merasa bahwa Risto dan orang tuanya bersekongkol untuk membuatnya menderita. Mendengar hal itu Bonny kaget dan tidak percaya kalau keluarganya punya peramal kondang. Bonny baru menyadari kalau Risto terkenal di Jakarta., ternyata selama ini ia digaji dan bekerja pada perusahaan milk keluarga Bou.
Akhirnya, mereka pulang ke Jakarta, dan ternyata, Bonny diserang oleh keluarga Bou bahkan sampai kedua orang tuanya Bonny diserang juga. Hal ini membuat Bonny membenci Bou atas sikap yang dilakukan keluarga Bou. Hingga, pada akhirnya mereka putus hubungan dan tak mau berpacaran lagi. Hal ini membuat Bou merasakan sakit, hingga ia juga tak ingin melihat Bonny lagi. Saat bekerjapun, mereka seolah saling tak kenal satu sama lain. Hal ini karena Risto bertemu dengan Putri, dan Risto melihat Bou dan Bonny berjalan bersama sambil tertawa. Hal itulah dilihat oleh Putri dan akhirnya, Putri bertanya pada Risto soal hubungan Bou dan Bonny. Putri mendengar hal dari Risto soal hubungan mereka berdua, langsung berbicara pada sekertaris direktur, orang tua Bou. lalu, begitulah akhirnya kenapa Bou dan Bonny dipisahkan dan bertengkar. Bou begitu sangat terpukul saat Bonny menyudahi hubungannya begitu saja. Bou menjadi sosok yang emosional dan suka sering minum-minum di suatu klub malam. Akan tetapi, seminggu berlalu hingga akhirnya Bou menjadi sosok yang begitu dingin pada semua orang. Bonny sudah berencana ingin keluar dari tempat kerjanya, baginya, dia lakukan agar semua orang tak tahu dan tak terdengar lagi keadaan dirinya seperti apa.
Lalu, saat Bou ke kedai kopi, dia tak sengaja melihat Risto di sana. Risto berpakaian dengan jaket panjangnya dan membawa kotak bewarna hitam dan dikalungi manik-manik dari biji aneh dan berbau sandalwood. Seketika dia menghampiri Risto dan langsung membentaknya karena merasa Risto sudah mempermainkan dirinya dan bilang pada keluarganya. Akan tetapi, Risto membuka kotak itu yang ternyata berisi kartu Tarot yang sungguh besar, dan lagi, ada segelas air bening yang panjang. Risto menaruhnya pada sebuah gelas wadah cangkir besar dan menaruh air tersebut. di sekeliling wadah itu terdapat kartu tarot yang mengelilinya. Kemudian, Risto menyuruh Bou melihat air tersebut dan kagetlah dirinya. Dalam air tersebut berisi kenangan akan dirinya sewaktu liburan kemarin dan juga terdapat masa depannya. Kemudian Bou bertanya kepada Risto apa yang harus dilakukannya, lalu Risto menyuruh Bou untuk serang hatinya dengan kesanggupan kamu memenuhi kelengkapan hati dari Bonny. Akhirnya Bou mencari Bonny dan mengumumkan di depan banyak orang banhwa dirinya akan melamar Bonny, melihat hal itu kagetlah semua staff dan atasan kantor terutama Ibunda Bou. Hari itu juga, Bonny dipecat dan dikeluarkan dari perusahaan itu, kemudian tidak diizinkan nama dari keluarga beserta foronya untuk bekerja dimanapun. Bonny kemudian keluar dan mengatakan kepada Bou hubungannya udah berakhir dan tak ada hubungan apapun. Kemudian terjadilah kejar-kejaran antara Bou dengan Bonny dimana Bou mengejar Bonny. karena berada di tengah jalan, Bonny sambil menangis dan tak sadar kalau ada kendaraan berupa mobil sedan melaju dengan kecepatan tinggi, Melihat hal itu, Bou segera berlari dan mengejar Bonny, karena sudah tak terelakkan, akhirnya dia mendorong Bonny hingga Bonny tersungkur jatuh, melihat hal itu, di depan matanya, Bou tertabrak hingga terpenpal jauh dan tersungkur dengan bersimbah darah dari hidung dan mulutnya. Bonny melihat hal itu dan dia meminta bantuan semua orang yang ada di situ. Mengetahui hal itu, Ibunda Bou, sangat terkejut dan terpukul mendengar kabar hal itu. Semua orang mengatakan kalau Bou melindungi Bonny dari kecelakaan itu dengan nyawanya. bahkan sebelum tidak sadarkan diri, Bou mengatakan kepada Bonny bahwa dirinya tidak akan pernah membiarkan Bonny dalam keadaan jelek aapun yang menimpa dirinya. Ibunda Bou hanya duduk terdiam di depan ruang operasi, berharap, Bou sadar dan tidak terjadi koma. Melihat ada Ibundanya, Bonny hadir dan duduk di sampingnya dan berkata semua kesukaan dan tidak sukaan dari anaknya, kegiatan sehari-hari, apa yang dia lakukan untuk semua orang dan perjuangannya, bahkan tidak pernah sedikitpun ia meminta apapun dari Bou. Kemudian Bonny memeluk Ibunda Bou dan berkata bahwa semua akan baik saja dan Bou akan sembuh. Melihat hal itu, Ibunda Bou merasakan bahwa Bonny adalah sosok hangat yang bahkan bisa merubah anaknya yang terkadang suka dalam membangkang dan melawan perintah orang tua. Seketika Ibunda Bou pergi tanpa menyampaikan kata apapun pada Bonny. Akhirnya, Bou sadar dan langung memanggil nama Bonny. Saat itu hari di rumah sakit menjadi ramai antara Bou dan Bonny yang penuh tawa. Satu minggu berlalu dan Bou diizinkan pulang. Sekertaris dari Ibunda Bou menelepon bahwa Ayah Bonny dan keluarganya boleh bekerja dan Bonny tidak diizinkan kerja di O.B. lagi, tetapi bekerja di Sekertaris pribadi Bou. Tiga hari kemudian, tiba-tiba dapat undangan pertunangan antara Bou dan Bonny tanpa sepengetahuan mereka. Kagetlah mereka berdua, dan Sekertaris datang dan berkata bahwa semua sudah dipersiapkan oleh Ibundanya.
Hal yang membuat kaget adalah, ternyata Putri yang sengaja menabrak Bonny hingga akhirnya Putri diketahui penyebab kecelakaan dari kesaksian banyak orang di sekitar itu. hingga, akhirnya, Putri dipecat dari tem[at kerjanya dan tak terdengar lagi keadaannya.
Finally, mereka menikah dan akhirnya bukan hidup bahagia, mereka terus membangun perusahaan milik Bou menjadi perusahaan yang besar dan luas di Indonesia.
Yap, kisah ringan yang terkadang banyak orang mirip dengan FTV yang sering saya buat. akan tetapi, dalam cerita ini, saya tekankan mengenai antara wilayah kerajaan yaitu orang kaya, dan wilayah gelandangan atau orang miskin. Banyak orang membuat perbedaan dengan mengedepankan status mereka. lalu, yang terjadi, saling bermusuhan bahkan mengakhiri nyawa dengan saling menghabisi karena sakit hati. Hal ini saya tunjukkan bahwa tidak semua seperti yang dilihat pada kenyataannya. Cerita ini, membuat hal bahwa cinta tidak selalu memandang dari sebuah kesedihan dan status semata. saat orang ada uang, semua ada dan berteman, tapi saat susah, semua pergi begitu saja. Cerita ini saya buat agar mencari cinta dalam segala hal, menerima kekuarangan dan apa adanya. baik dalam senang dan susah, sampai maut memisahkan.
salam,
Aristo Pratama
Yap, kisah ringan yang terkadang banyak orang mirip dengan FTV yang sering saya buat. akan tetapi, dalam cerita ini, saya tekankan mengenai antara wilayah kerajaan yaitu orang kaya, dan wilayah gelandangan atau orang miskin. Banyak orang membuat perbedaan dengan mengedepankan status mereka. lalu, yang terjadi, saling bermusuhan bahkan mengakhiri nyawa dengan saling menghabisi karena sakit hati. Hal ini saya tunjukkan bahwa tidak semua seperti yang dilihat pada kenyataannya. Cerita ini, membuat hal bahwa cinta tidak selalu memandang dari sebuah kesedihan dan status semata. saat orang ada uang, semua ada dan berteman, tapi saat susah, semua pergi begitu saja. Cerita ini saya buat agar mencari cinta dalam segala hal, menerima kekuarangan dan apa adanya. baik dalam senang dan susah, sampai maut memisahkan.
salam,
Aristo Pratama
Tidak ada komentar:
Posting Komentar