Secret

Sabtu, 14 Maret 2015

DEFINISI DAN CIRI BEGAL

BEGAL
(Aristo Pratama)


     Kisah dalam hal yang diceritakan memang tidak akan ada habisnya. Dalam hal ini. Saya akan menceritakan mengenai Begal. Begal adalah suatu kelompok yang menyerang dengan cara yang ekstrem. Begal adalah sekelompok orang yang menyerang untuk mendapatkan harta dari seseorang dengan cara merampas dan mengancam. Begal, menyerang dengan menggunakan senjata tajam. Terkadang mereka sampai merenggut nyawa orang lain agar tidak meninggalkan jejak dalam melakukan aksinya. Kabarnya, mereka menggunakan ilmu tenaga dalam berupa kekebalan agar terhindar dari serangan balik. Tidak hanya senjata tajam, begal juga menggunakan senjata tumpul untuk menyerang orang lain. Aksi dari begal tidak menggunakan senjata api, berupa pistol, karena akan memancing orang lain untuk datang dan melihat asal suara letusan tersebut, sehingga mudah dilacak oleh orang lain, atau ditangkap orang lain. Jika sudah sampai merenggut, begal akan membuang mayatnya berjarak 2 meter dari tempat dia melakukan aksinya (profesional dan berencana) atau meninggalkan mayat korbannya di tempat itu juga (rampok dadakan). Begal memang kebal terhadap peluru atau senjata api lainnya, agar tidak tertangkap oknum pihak keamanan atau polisi yang ingin menangkapnya. Hal itu dilakukan agar bebas dari jerat hukum atas perbuatan yang dilakukannya. Kabar lainnya adalah, begal sangat lemah dengan pohon “Kelor” atau “daun Kelor”.

     Kepercayaan adat Indonesia, khususnya penduduk Jawa, baik dalam suku Jawa maupun suku Sunda, daun Kelor dipercaya sebagai penolak bala atau penolak roh jahat atau ilmu hitam. Asal dari daun Kelor itu sendiri adalah, pohon keramat yang sering dijadikan pertapaan bari para pertapa baik atau pemujaan orang kepercayaan kuno yaitu agama Kejawen. Pohon keramat yang dijadikan tempat perlindungan dan diberi suatu sugesti yang baik terus menerus, menjadikan pohon Kelor sebagai salah satu dari beragam pohon untuk mengatasi gangguan jahat dalam hal Gaib. Agama kejawen sendiri adalah agama kuno dari suku Jawa. Agama ini pencampuran dari Hindu, Animisme (Kepercayaan terhadap roh atau arwah nenek moyang yang dipakai sebagai Tuhannya. Berbedah dengan Kong Hu Cu dimana roh nenek moyang hanya didoakan dan dihormati saja), Dinamisme (Kepercayaan terhadap benda bersakti atau benda milik Leluhur. Berbeda dengan Hindu, benda adalah simbol utama pemujaan dewa, sedangkan kepercayaan ini, anggap benda keramat sebagai Tuhan, misal, Keris Ciung Wanara dan Cakra Buana atau Naga Bening. Ada juga Kujang Kembar Pajajajran atau Batu Merah Delima) dan juga Totenisme (Kepercayaan terhadap patung kuno yang dipercaya Leluhur sakti mereka yang berubah menjadi hewan atau sebelumnya adalam pelindung dari hewan yang bersakti. Misalnya patung totem dalam suku Indian dimana ada Elang, Beruang dan Harimau sebagai lambang pelindung mereka. Atau legenda burung sakti di daerah Makassar sebagai lambang Tuhan dan pelindung mereka). Agama ini memuja para leluhur dan orang bersakti tinggi yang telah meninggal dan rohnya tak bisa ke alam baka karena terus menjalani hidup baru sebagai pelindung untuk orang yang memujanya. Hingga katanya, kaum begal akan lemah dan kesakitan jika pukul dengan daun Kelor yang dikipaskan atau dihempaskan padanya, atau ditiup daunya ke arah mereka. Kabarnya, daun sakti ini, mampu membuat ilmu hitam bergejolak dalam tubuh yang menguasai ilmu hitam ini dan memberi efek kesakitan yang luar biasa, entah seperti ditusuk, atau diremas sekujur tubuh, seperti kutukan Crucio di film Harry Potter atau Stigmata pada kepercayaan agama Katolik atau Kristen Protestan.

     Kembali ke topik begal yang jadi topik utama dalam tulisan ini. Maraknya begal yang muncul, membuat warga semakin rasah atau menjadi takut untuk pulang malam, atau keluar di saat larut malam. Aksi begal memang berawal dari suatu daerah di Sumatra yang ternyata lanjut ke daerah Jawa hingga Sulawesi. Tidak tanggung-tanggung, aksi begal ini sudah merampas hingga jutaan rupiah dan merenggut nyawa orang lebih dari seratus orang. Begal memang bukanlah orang yang bisa dilawan sendirian. Biasanya, dalam melakukan aksi sendirian, pelaku menggunakan ilmunya agar menjadi sosok sakti, sedangkan jika beramai-ramai, akan menggunakan senjata tajam yang bukan hanya untuk menakuti saja, tetapi merenggut orang lain, sampai bukti kuat mengenai identitas korban dibuang atau dibawa agar tidak diidentifikasi pihak kepolisian agar tidak terlacak.

     Polisi memang kerepotan dalam menangani kasus ini. Setidaknya, lebih dari kelompok begal ini melakukan aksinya di waktu bersamaan dan pada jam yang sama atau berselang sehari setelahnya di tempat yang berbeda. Misalnya, kelompok begal melakukan aksinya di waktu bersamaan yaitu di Kota Depok dan Tangerang pada jam 01.00 dini hari waktu setempat. Atau contoh kedua yaitu hari Senin, Begal melakukan aksinya di Kota Depok pada jam 01.00 dini hari waktu setempat, keesokan harinya yaitu hari Selasa, begal melakukan aksinya di Kota Tangerang pada jam 02.00 dini hari waktu setempat. Dengan waktu yang bersamaan, akan mudah membuat polisi kebingungan dengan berita yang akan masuk terlebih dahulu, dalam kasus kedua, akan mengecoh polisi karena penjagaan ketat akan dilakukan di aksi yang pertama, sehingga mudah bagi begal melakukan aksi di hari lain di kota berbeda karena polisi akan menjaga ketat di kota sebelumnya.

Ciri khas dari begal adalah sebagai berikut:
1. Berpakaian seadanya, kaus oblong, celana panjang atau memakai jaket dan celana panjang. Tanpa masker penutup identitas
2. Membawa motor dengan suara yang knalpot sedikit nyaring sehingga mdah terdengar oleh korbannya
3. Membawa senjata tajam yang ditunjukkan atau dibunyikan satu meter di belakang korban
Lebih banyak aksinya di kota yang memiliki akses jalur yang sepi atau gelap (minim penerangan)
4. Lebih banyak aksinya dua orang lebih agar mudah dalam menaklukkan korbannya
Senjata yang digunakan lebih banyak golok, celurit karat dan tongkat besi
5. Jika diperhatikan seksama, akan mudah terlihat di bawah pohon yang cukup besar agar
memudahkan dalam bersembunyi dan tidak terlihat terlebih dahulu oleh korbannya.
6. Berkendara seperti orang mabuk dimana motornya akan melambat bergerak di depan korban, sementara kelompok lainnya bersiap menyerang dari belakang menggunakan senjata tajam. Kemudian siap menyambit korban dengan mudah.
7. Kebanyakan pengendara motor yang pulang larut sebagai korbannya
8. Identitas korban kebanyakan hilang beserta kendaraannya
9. Kendaraan korban akan dijual di onderdil kendaraan yang ada di kota tempat melakukan aksinya, misalnya, aksi begal ada di Depok, dan onderdil itu, pasti akan berada di Kota Depok juga.
10. Kebanyakan orang anggap sebagai Psikopat, tapi ketahuilah wahai orang yang membaca ini.......psikopat itu adalah orang yang sungguh termat licik dengan wajah yang ganteng dan cantik. Aksinya diam-diam dan tak ada rasa bersalah, kalaupun ketahuan, apa iya nutupi mukanya sambil menahan malu? Hei hei hei, tolong bedakan yah wahai para pembaca. Dan psikopat, aksinya selalu sendiri, tanpa ilmu dan senjata tajam yang terangan di lihat orang lain apalagi korbannya. Lihat aja wajah pelaku begal, ganteng apa cantik? Kayaknya.......terus licik apa brutal? Lalu iya gak tunjukkan wajahnya di depan publik tanpa merasa bersalah? Eng ing eng.,....inilah kenapa orang tidak mau membaca dan mendengar, padahal, beberapa FTV di salah satu stasiun tv sudah banyak menayangkan hal berbau Psikopat, tapi, masih aja yang sok mencap itu sebagai bukti akurat. Bacalah, sebelum berbicara faktanya

     Beberapa hal yang harus dilakukan jika memang ingin terhindar dari begal. Mengingat begal sebagai komunitas yang ketenarannya nomor dua di Indonesia setelah ISIS. Apalagi dengan kemampuannya yang menyerang tanpa deteksi (kebanyakan nonton film fiksi nih saya). Dengan tips ini, siapa tahu bisa membantu anda sekalian. Nah, berikut ini adalah tips agar terhindar dari begal dan yang pasti, tidak memakai balsem untuk menghindari badan begal-begal (pegal oncommmmm).....

1. Usahakan gak usah istirahat kepanjangan di waktu kerja, misal, istirahat setengah dua belas siang, maka balik kantor gak usah lama juga ampe jam duaan yah......itu akan mengakibatkan kita punya utang banyak dalam kerjaan alias lembur dalam laporannya. Belum lagi, gak tahu kondii kantor apakah nanti diganggu mahluk halus penunggu sana atau mahluk nyata yang ngurus sana (O.B. atau satpam yang nyuruh pulang karena mau pulang dan bobo).
2. Gak usah pulang dengan penampilan kece yah...terutama pengendara motor, dengan motor hebring penuh lampu disko (lampu HD, LED penuh dimana-mana sekitar motor, mau pulang apa mau karnaval om?). itu akan memancing begal untuk menyerang dan merampas motor anda walau anda berkata sudah dilindungi Tuhan Yang Maha Esa (karena begal gak memandang religius atau gak korbannya). Lalu gak usah pakai pakaian kece selangit. Kayak jaket kulit ala korea punya, lalu helm di iklan yang bagus dan gejreng warnanya, yang ada tanduklah, rambut ekor kudalah, stiker hello kittylah, dll. Hal itu akan memancing kaum begal untuk menyerang anda....jelaslah, salah sendiri anda yang memilih untuk jadi unyu-unyu depan mereka. Apalagi kalau pakai masker dengan tingkat Halloween, ada bentuk mulut senyum, mulut tengkorak, atau mulut manyun-manyun...please dong, jangan alay di jalan. Ini nyawa anda dan bukan eksis ceria di pesona malam.
3. Usahakan jangan pulang jalan pintas yang gelap dan sepi. Bukan Cuma penunggu jalan aja yang akan menampakkan diri, tapi kaum begal pun akan sama menampakkan diri ke anda, lengkap dengan mata merah (begadang) dan senjata tajam. Lebih emosi kan karena kaum begal gak bobo jam segitu, kalau udah ngantuk kan emosi jadinya. Dan anda siap memasuki kawasan alam baka atau rumah sakit terdekat. Usahakan pulang lewat jalan raya yang ramai dan lalu lalang kendaraan yang tidak pernah sepi sedikitpun kecuali lebaran.
4. Usahakan jangan mengikuti aksi dalam film action karena film action hanyalah stuntman yang bermain dan bukan bintangnya, apalagi action kungfu yang tanpa stuntman yang jago ilmunya. Sesakti apapun pertahanan anda, jangan melawan dua orang lebih dengan senjata tajam, itu hanyalah khayalan semata, dan jangan sia-siakan nyawa anda yang berharga oleh mereka karena bukan Cuma diri anda yang terluka, tetapi, nabung lagi kn untuk asuransi jiwa anda? Kan repot uang dari mana dengan biaya rumah sakit yang melimpah sementara klaim asuransi maunya ngasih dikit, sales banyak dan suruh nabung mulu, hayo....
5. Pakailah pakaian ala kadarnya dengan helm yang sesuai SNI tapi gak gejreng, full face atau half face, masker yang hitam atau tidak bewarna cerah. Jangan lupa bawa STNK dan SIM C anda guna jika nanti ada pemeriksaan, kenapa? Saat gak bawa dan disita motornya atau dikira begal sama polisi? Repot dua kali kan?
6. Gunakan jasa konvoi motor yang sedang ngetren kali ini, hal itu dilakukan agar anda selamat sampai tujuan, meski menguras uang, tapi nyawa selamat lho.
7. Jika sudah dibegal, baik harta maupun hati (ya kali mas....) usahakan pasrah dan menyerah saja, lalu laporkan pada polisi setempat. Meski gak cepat, tapi yang pasti, akan ada ganti ruginya lho...dan polisi juga gak instant, mereka juga manusia yang bekerja semampunya, jadi, sabar aja, polisi bukan robot, butuh nafas juga.
8. Wahai iklan motor, gak usah mengiklankan motor lebih banyak lagi. Bagi para pembaca, usahakan tidak tertipu dengan dp murah dan harga motor murah tinggal bawa pulang. Karena iklan itu hanya menyesatkan anda dan menguntungkan perusahaannya. Bukannya menjelekkan perusahaan motor, akan tetapi, melihat kondisi ini, tahu dirilah wahai perusahaan motor, cicilan nunggak, plat belum jadi, STNK masih proses, asuransi gak ada, udah dibegal, belum nyawa taruhannya. Jadi, sayangilah nyawa anda dan berfikirlah sebelum membeli.

     Oke deh itu dulu dari saya, karena maraknya begal ini, membuat kita harus waspada dan harus tahu bahwa tak boleh sembarangan dalam bertindak dan tak boleh gegabah dalam melakukan hal yang tidak mungkin kita lakukan. Temani malammu dengan keberanian, dekatkan hatimu dengan keimanan (Ki Prana lewu kali......) kalau saya, berhati dalam berkendara, dan jangan gegabah dalam bertindak. Harta bisa dicari, tapi nyawa hanya sekali bernafas di dunia ini. Sekian dari Aris melaporkan.

Sumber: Polda Metro Jaya
               Jasa Konvoi Motor

Masyarakat Tangerang Selatan, Pondok Aren, Pondok Kacang Prima, Pondok Betung, dan Ceger Raya.

Tidak ada komentar: