hai guys....maaf banget baru post nih, soalnya biasa udah sibuk kerja.
begini, ane mau cerita soal seseorang muka dua. kenapa sih harus hati2 sama muka 2?
kenapa harus muka?
yah bisa dibilang muka dua itu hampir mirip dengan gejala Psikologi yang biasa disebut gangguan identitas diri. dimana terdapat 2 kepribadian dalam satu tubuh? bedanya? kalau gangguan sudah akut malah tidak saling kenal satu pribadi dengan pribadi lainnya dong. jika belum artinya masih tahu tapi punya sesuatu yang berbeda untuk mendapatkan pengakuan diri yang terbaik untuk dirinya atau menyelamatkan dirinya sendiri.
yah saya bertemu dengan seorang gadis (bisa dibilang belum jadi wanita karena belum dewasa dan berfikir masa depan). anaknya sangat religius dan sangat taat pada agama. sebut saja dia Melati. melati adalah ketua komunitas religius di salah satu tempat religinya. di kampusnya, ia pernah jadi berbagai ketua dimana2 (tapi satu pun bukti belum ada yang nyantol di suatu komunitas yang lebih tinggi. (ada sih mata2 saya di sana dan seseorang yang gangguan Psikologi). hebatnya, dia mampu membuat kesimpulan yang mengada-ngada, mampu membuat orang benci satu sama lain, sampai membuat orang saling memusuhi satu sama lain. wawwwww...uniknya lagi, ia mampu berubah sikap seolah tidak terjadi apapun dan merasa bertanya "siapa tuh yang berbuat seperti itu?"
lho ris, kok kamu bisa label seperti itu? tentu saja di Melati dekat beragam bapak-bapak dan Ibu-ibu di sana. yah bisa terbilang hampir semua adalah anggota konseling dan pendamping. tentu saja mereka menilai dan memberitahu jika terjadi sesuatu pada anggotanya yang diomongin oleh orang lain. yap, bisa dibilang, di tempat religi tersebut terdapat hampir 200 orang yang mengikuti pelatihan pendamping itu. yah bapak-bapak dan ibu-ibu tersebut bisa bercerita dari dianya langsung, atau bisa juga ke anaknya yang dekat dengan dia. yah uniknya lagi, saya bis atahu dari sikap dan ekspresi wajahnya (maklum, sudah belajar mengenai mikro ekspresi dan juga aura tubuh) jadi, mau mencoba berbohong atau berperilaku tak enak, jangan harap bisa seolah-olah tidak terjadi apapun. ya karena sayanya yang malas jadinya, hahahahahahhahaa
hmmmm hal yang buat saya sedih itu hanyalah 1. orang mempercayai sikap religinya yang memuji TuhanNya tetapi terus menerus menyerang dan menghakimi orang lain. yap, sayangnya, saya lebih jago dalam berkomunikasi dan mempengaruhi orang (yah pernah belajar hipnotis, bahkan orang lain tak tahu kalau sedang di hipnotis sehingga mudah bagi saya mempengaruhi orang lain)
yah kalau mau menjelekkan orang lain termasuk ke saya, coba pikirkan lagi dampaknya. dulu pernah terjadi pada seseorang lelaki yang iri terus ke saya hingga saya dijelekkan terus, padahal, dia seorang yang religinya tinggi dan pernah juga menjadi ketua religi di tempatnya. yap, hanya bermodalkan mulut tajam dan gendam, tanpa sadar, banyak orang yang membenci dirinya (lho, itu bukan jahat yah, tapi berusaha untuk kasih tahu kalau ternyata, kejelekkan dan keburukan si lelaki tersebut lebih keji dibanding si Melati ini lho.
kedua, saya ketemu sama manusia yang awalnya saya ragu sama dia. apa dia orang yang cocok buat aku atau gak, sayangnya aku belum lihat itu semua, tapi, sudah banyak orang yang bilang dia itu munafik. masa sih. dia orang yang gak aktif lagi dalam komunitas religi itu...tapi semenjak dipanggil lagi, geagat aku aneh, kenapa Mbak Angga tetanggaku dan juga temen2 lainnya yang seumuran dia gak ada yang dateng atau gak ada yang kontak atau sekelompok sama dia. tapi banyak yang bilang dia itu tukang provokasi dan mampu munafikkan dirinya agar terlihat baik. apa benar itu? ya nanti kita lihat saja. orang yang itu adalah orang yang jadi pasanganku sekarang si Ika.
hmmm kenapa sih muka 2 itu harus dijauhi?
1. pandai menilai orang dari segi luar saja (yang item dibilang jorok dan putih adalah bersih)
2. mampu membuat diri merasa dinilai bagus sama orang lain
3. membuat dirinya merasa dipojokkan oleh orang yang lebih pintar darinya
4. mampu membuat orang yang tidak dia sukai dibenci oleh orang lain
5. mampu membuat keadaan sekitar menguntungkan untuk dirinya
6. bisa bersikap seolah dirinya perhatian pada orang lain
7. bisa membuat apa yang dikatakan orang lain berbeda dengan kenyataan yang dikatakan orang lain
8. pandai bersilat lidah seolah dirinya membutuhkan bantuan jika tidak bis amengalahkan musuhnya
9. akan selalu menceritakan rahasia orang lain
10. bisa mencari tahu dan menyimpan rahasia orang lain jika dirinya dicekal orang lain
keuntungan berteman dengan muka 2
1. bisa membantu jika kita punya musuh yang juga memusuhi anda dan si muka 2
2. bisa dimanfaatkan untuk silat lidah agar anda maupun siapa yang berteman dengannya ikut eksis
3. bisa dijadikan silat lidah jika anda tak pandai berkata
yah, setidaknya muka dua tergantung apakah dia mengenali pribadinya sendiri atau tidak. yap harus berhati-hati juga. jika dia gangguan Psikologi, artinya dia tak mengenali dirinya yang satu lagi, setidaknya, itu normal. tapi yang harus dihindari bahkan diberi pelajaran adalah orang yang senang memakai 10 keuntungan di atas itu tadi guysss
okelah, sekian dulu untuk tulisan hari ini, sampai jumpa lagi yah
see yaaa
Aristo Pratama
Line ID: aristo_potter
Tidak ada komentar:
Posting Komentar