wah sudah lama sekali tak menulis di sini. aku punya kisah menarik yang pastinya bagus untuk saya curhati di sini.
Suatu hari di hari minggu di tanggal bulan dan tahun X, saya dan adik saya pergi ke sebuah mall di daerah BSD. Di sana temanya mau makan sama mau lihat baju buat hadiah. saya, dan kedua adik saya memutuskan untuk makan kari Kitaro di food courtnya, dan itu asli bumbu dari sananya. Hal yang membuat adik saya yang perempuan dan adik kecil yang laki2 saya terkejut adalah saat melewati lantai dasar. Apa sih yang beda? Rupanya adik saya tertarik pada lelaki yang sedang berdiri di dekat toko jam. Saya berfikir mungkin mereka melihat jam terlebih dahulu sementara saya mau lihat celana jeans. Tak disangka toko jam itu ramai sekali pengunjungnya. Yang membuat tertarik rupanya ada sosok lelaki dengan tinggi sekitar 175-185 cm dengan rambut di cat blonde dengan pakaian ala boyband (baju kemeja digulung dengan celana chinno warna coklat tua). Rupanya bukan hanya tampilannya, wajahnya mirip sekali dengan orang Korea. Kata adik saya yang perempuan mirip dengan vokalis band ternama di Korea (tak bisa sebut merk). Adik saya yang laki-lakipun dengan cablaknya langsung bertanya apakah dia orang Korea atau bukan. Uniknya lagi, si lelaki tersebut memberikan minuman untuk adik laki-laki saya dengan posisi senyum setelah ditanya oleh adik laki-laki saya. Adik saya yang perempuan salah tingkah terus hingga ia mempermalukan diri sendiri. Akan tetapi, yang membuat saya heran adalah wajahnya sangat familiar sepertinya saya pernah kenal. Saat saya ingin menyebutkan namanya, si lelaki tersebut menunduk seolah takut pada saya (emangnya setan apa).
Benar saja, rupanya dia adalah mantan model untuk majalah remaja yang tidak saya sebutkan merknya juga. dulu pernah dimarahi oleh saya pada saat itu tidak sesuai dengan karakter pembawaannya (test akting drama). Saking takutnya bahkan dia melihat saya bagaikan melihat setan atau sosok yang membuatnya merinding. Ya setelah itu saya mencoba untuk berinteraksi agar bisa kembali akrab dengan lelaki itu. Saat saya menyebutkan namanya, ia pun terkejut dan langsung memasang wajah pertahanan diri agar bisa mengelak dari saya. Saya hanya spontan senyum dan menyalaminya dengan bertanya "apa kabar" banyak perempuan lain seumuran adik saya yang perempuan hanya untuk sok bertanya harga arloji jam yang ada di seluruh toko tersebut (modus banget).
Ngobrol banyak hal dengan lelaki itu dan ia bercerita bahwa saat ini harus meninggalkan dunia karirnya hanya untuk membantu ekonomi keluarganya. Padahal dengan menjadi model, ia bisa mendapatkan uang lebih yang cukup untuk keluarganya. Tapi apa boleh buat, memang itulah yang harus ditaati yaitu perintah dari kedua orang tuanya. Bukan hanya itu, dia juga memberikan petuah menarik untuk saya.
Apa sih yang membuat dia keluar dari karirnya? Orang tuanya kah? Tetapi yang unik itu dia lebih diminati banyak orang dibandingkan teman-temannya yang masih bergelut di dunia modelling (karena dia minta akun FB, Twitter dan Pin BBM saya dan saya melihat juga dari jumlah kontak BBM di handphonenya. banyak dari mereka yang modelling menghina dan mentertawakan dirinya karena cuma modal tampang pas-pasan dan tidak punya skill model. Bagi saya, dia punya skill yang cukup hebat dibanding temannya yang lain (waktu melihat dan masih menintik karir di sana). Saya yang bukan bidang model saja, tahu mana yang berkemampuan dan mana yang tidak berkemampuan. Kemampuan saya saja cuma di bidang akting dan drama serta menulis naskah. Hal yang unik dia tidak membalas cemooh teman-temannya baik di twitter, FB atau seringnya ia memnuliskan update status di BBM. hidupnya hanya fokus bekerja dan membahagiakan orang tuanya. Tidak peduli sebanyak apapun batu yang dilemparkan ke dirinya.
Petuahnya sebagai berikut:
"hal utama adalah bukan saat kamu dituntut untuk menjadi terkenal karena penampilan ketampananmu, tetapi yang dilihat adalah, cara kamu berbuat dan bersikpa dengan orang lain. semakin kamu berusaha untuk terlihat dewasa untuk citramu, orang lain akan mempersepsikannya dengan cara yang berbeda dan menyimpulkan satu hal yaitu SOMBONG. Dengan kamu berusaha untuk merendahkan diri dan bersikap yang seharusnya (sopan dan murah senyum), orang akan semakin memandangmu adalah sosok yang tampan sesungguhnya"
Oke deh, sekian cerita dari saya, terus berjuang deh buat si lelaki itu. hanya memberitahu bahwa penampilan sejelek apapun jika hatimu tulus kamu akan dapat hikmahnya dari orang itu. bahwa sehebat apapun penampilanmu, saat kamu merendahkan orang lain, kamu akan direndahkan oleh orang yang lebih hebat dari diri kamu. Layaknya burung memakan semut, saat burung mati, semutlah yang memakai bangkai burung tersebut. Yap, jangan suka merendahkan jika tak mau direndahkan.
FINN.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar