Secret

Selasa, 05 November 2013

Wawancara Pendidikan (tips berwawancara yang baik dengan murid di sekolah)

     Saya berterima kasih kepada Ibu Guntur seorang lulusan S2 Psikologi di bidang Pendidikan. Beliau memberikan tips bagaimana cara berwawancara yang baik untuk murid yang bermasalah, murid yang baru datang serta murid yang mengalami prestasi belajar yang menurun. Beliau juga lulusan terbaik di Fakultasnya. Pengalamannya sudah banyak menghadapi murid yang bermasalah.

Tips dalam mewawancarai anak yang bermasalah adalah:

1. Buatlah waktu senggang dimana antara guru BK dan murid punya waktu bersama untuk saling tatap muka. Jangan mengambil waktu senggang di tengah waktu pelajaran karena murid tersebut bisa saja mencuri waktu itu untuk meninggalkan pelajaran yang tidak disukainya.

2. Jangan membuat diri sendiri mewawancarai dengan menanyakan hal yang membuat murid takut karena murid akan merasa diinterogasi dan dituduh dalam masalah yang dihadapi, usahakan jadikan diri seperti acara mengobrol biasa karena akan ada kedekatan antar murid dengan guru tetapi jangan jadikan diri membuat murid jadi ketergantungan dengan kita. (obat siap pakai, narkobaaaaa kali).

3. Tanyakan hal-hal yang dia sukai dulu, keadaan di rumah dan kegiatan di luar rumah, baru mengarahkan ke arah pertanyaan yang menjurus ke arah pokok permasalahan sehingga murid mau terbuka dan merasa ada seseorang yang membantu dirinya.

4. Ada baiknya memberikan solusi dari permasalahan yang murid miliki karena murid tersebut akan merasa punya cara dalam mengatasi persoalan yang dihadapi.

5. Jika memang sang murid ingin meluapkan perasaan yang dimiliki (unek-unek), biarkan sang murid mengeluarkannya baik bentuk emosi marah ataupun menangis.

6. Jika ada murid yang bermasalah sehingga membuat kehebohan ( sensasional) *artisssss kali* jangan langsung bicarakan di tempat atau memarahinya atau menuduhnya di tempat. bawa ke ruangan bimbingan konseling, dan bicarakan di sana antar 4 mata.

     Lalu, bagaimana dengan guru-guru yang mau cari tahu (kepo ers sejati) dimana zaman sekarang, kalau gak gosip ya gak asyik dan gak pantas ditemani. Ibu Guntur punya tipsnya.....

1. Usahakan bersikap biasa saja dengan wajah datar dan tatapan yang polos agar tidak mengundang kecurigaan.

2. Katakan yang sebenarnya, apa adanya tetapi berikan batasan agar tidak tersebar luar rahasia permasalahan murid sehingga tidak menyebabkan perselisihan antar kedua pihak *takut terjadi perang besar yang menimbulkan perlibatan Kepala Sekolah yang harus turun tangan* . Hal itu juga agar sang guru bersikap profesional dan tidak mengoceh atau membocorkan masalah yang bukan seharusnya.

3. Kalau dimusuhi guru? cuek saja, anggap saja anjing menggonggong karena utamakan kode etik profesionalitas dibanding gosip paparazzi yang beredar luar nanti di kalangan publik *lebay*. Nah kalau Kepala sekolah maksa dan ancam? sebelum itu terjadi, keluar saja duluan...toh cari aman dan masalah murid, terjaga dan terjamin sampai ke dalam-dalamnya *kayak iklan saja).

Nah itu tadi tips penting dari lulusan S2 Psikologi Pendidikan mengenai wawancara dengan murid di sekolah. sekiannnnn

Tidak ada komentar: